Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Cerita Veronica Dipaksa Selingkuhan dan Ahok Pilih Cerai
Kamis, 08 Februari 2018 - 08:08:19 WIB

SULUHRIAU- Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara sudah menuntaskan persidangan lanjutan atau kedua terhadap perkara gugatan perceraian yang diajukan Basuki Tjahaja Purnama terhadap istrinya, Veronica Tan.

Lagi-lagi, persidangan tertutup itu berlangsung. Dan, lagi-lagi, Ahok dan Vero tak tampak menghadiri persidangan yang bakal memutuskan nasib pernikahan mereka.

Dalam persidangan, Ahok diwakili pengacaranya, Josefina Agatha Syukur dan Fifi Lety Indra. Sementara, Vero tak mengirimkan seorang pun perwakilannya. Meski dalam persidangan ini hakim mengagendakan untuk menentukan siapa orang yang bakal menjadi mediator alias juru damai.

Tak ada yang tahu alasan Veronica tak juga mau muncul ke depan publik, terutama setelah kisah perselingkuhannya dengan pria bernama Julianto Tio, terungkap melalui keterangan yang disampaikan adik kandung Ahok, Fifi Lety.

Bahkan, Vero belum juga menunjuk seorang pengacara untuk membelanya di persidangan terhadap gugatan yang diajukan pria yang telah menemani hidupnya selama 20 tahun lebih.

Menurut Fifi, sejak persidangan perdana hingga persidangan kedua digelar, Vero hanya mengirimkan sepucuk surat kepadanya. Isi dari surat itu intinya, Vero sudah pasrah dan merelakan gugatan diselesaikan melalui jalur hukum di pengadilan.

"Ibu Vero kebetulan dia tidak pakai pengacara. Kebetulan juga menitipkan surat lewat saya minggu lalu. Dan minggu ini titip surat juga lewat Riri (orang kepercayaan Veronica)," kata Fifi, Rabu, 7 Februari 2018.

Sebenarnya, kata Fifi, meski majelis hakim belum mengetuk palu putusan atas gugatan. Secara tak resmi atau kekeluargaan, Ahok dan Vero sepakat memutuskan tak mungkin untuk hidup bersama lagi, artinya masalah yang mereka alami diselesaikan melalui pemutusan tali pernikahan atau bercerai.

Ahok dan Vero telah melakukan mediasi dengan hasil keduanya sepakat saling memaafkan dan saling mendoakan agar bisa hidup bahagia tanpa adanya ikatan tali pernikahan.

"Intinya kami diajarkan mengasihi dan mengampuni. Itu saya kira sudah dilakukan keduanya. Mendoakan masing-masing untuk bahagia. Intinya mereka sudah berusaha terbaik. Untuk mereka ini jalan terbaik," ujar Fifi.


Apa yang terjadi pada bahtera rumah tangganya, tentu membuat Ahok sangat tak gembira, apalagi dia baru saja mengalami peristiwa politik dan peristiwa hukum yang akhirnya menyeretnya hingga ke balik jeruji besi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, bahkan masih harus menerima kenyataan, bahwa dalam kondisi seperti ini, sang istri malah seakan tak ikut merasakan apa yang dideritanya. Terbukti, kata Fifi, Vero masih bisa bertemu Yulianto di Singapura pada November 2017.

"Di sini, antara Pak Ahok dan Bu Vero terjadi ketidakcocokkan terus-menerus, yang dikarenakan ada 'good friend' itu," kata Fifi.

Menurut Fifi, segala upaya sudah dilakukan, agar hubungan Veronica dan selingkuhanya segera diakhiri. Upaya mediasi hingga konsultasi dengan pendeta, ternyata tak membuahkan hasil.

Akhirnya dalam kondisi badan terpenjara, Ahok memutuskan untuk melayangkan gugatan perceraian terhadap ibu dari tiga anaknya. "Ya sudah, kalau seperti masih terus berhubungan, Pak Ahok sebagai perfect gentleman mengalah saja, ceria saja," ujarnya.

Menurut Fifi, Julianto sebetulnya tahu bahwa Veronica telah berkeluarga dan memiliki tiga anak. Namun, berdasarkan penuturan Veronica, Julianto kerap memaksa bertemu dan berhubungan.

"Beliau menyampaikan kepada saya, ‘good friend’ ini terus menerus memaksa berhubungan. Walaupun sebetulnya Ibu Vero sudah pernah minta ‘good friend’ itu tidak menghubungi dia lagi," kata dia.

Fifi mengakui, sampai saat ini, Ia belum menemui atau berbicara langsung kepada Julianto. Dan bila dipertemukan, Fifi ingin menguak tabir misteri di balik niat Julianto merusak hubungan keluarga Ahok. "Karena, saya juga mau tanya kenapa begitu tega saudara (Julianto). Kalau ketemu dia, muka dengan muka. Kenapa dia tega, kan (Julianto) punya istri dan anak," kata Fifi.

Jika Ahok dan Vero nantinya sudah resmi bercerai, maka kata Fifi, Ahok hanya meminta agar diberikan hak asuh atas ketiga putra-putri, yakni Nicholas Sean Purnama, Nathania Berniece Zhong, dan Daud Albeenner Purnama.

Ahok ingin mengisi kehidupannya tanpa Vero bersama ketiga anaknya itu. Saat ini ketiganya masih tinggal di rumah mereka di Perumahan Pantai Mutiara Pluit, Jakarta Utara.

Masalah hak asuh ini juga merupakan salah satu butir tuntutan dalam gugatan cerai yang diajukan Ahok ke pengadilan. "Kita meminta ya supaya hak asuh anak diberikan kepada Ahok," kata Fifi.

Sementara tentang harta hasil pernikahan mereka, menurut Fifi, kemungkinan akan diberikan seluruhnya kepada ketiga anak Ahok dan Vero. "Mungkin semua (harta) akan diserahkan kepada anak-anak saja," ujarnya.

Persidangan gugatan peceraian Ahok akan memasuki babak terpenting, yakni membuktikan alasan di balik gugatan perceraian tersebut. Dan kebetulan, Ahok dan pengacara bakal membuktikan perselingkuhan Vero dengan Julianto di Hari Kasih Sayang atau Valentine Day, pada Rabu, 14 Februari 2018. "Agenda berikutnya tentang isi gugatan mereka. Apa alasan mereka harus dibuktikan. Pembuktian itu, ada alat bukti, surat dan saksi. Boleh surat dan saksi itu diajukan penasihat hukumnya," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jootje Sampaleng.

Sumber: Viva.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat