Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Jurnalis di Jalan Tuhan
Minggu, 18 Februari 2018 - 11:53:11 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Jurnalisme  akan mati. Penulis dan wartawan senior Aristides Katoppo mengungkapkan kekhawatirannya demikian dalam pertemuannya dengan para jurnalis senior pada awal tahun ini.

Pertemuan tersebut menghadirkan antara lain Ashadi Siregar, Retno Intani, Aristides Katoppo, Wahyudi M Pratopo. Mereka bicara soal dampak teknologi informasi terhadap generasi zaman now sebagai generasi penjelajah informasi yang tidak hanya lokal tapi juga global, generasi yang menjemput tantangan. Di sini, wartawan senior Aristides mengkhawatirkan the death of journalism sebagai dampak teknologi digital pada proses produksi konten.

Tanda-tandanya memang telah muncul sejak akhir 2011. Sebagaimana ditulis Supadiyanto di Kompasiana.com, para pengusaha media cetak di seluruh dunia menjadi terpukul dengan tutupnya perusahaan koran yang dianggap tertua The New York Times (NYT) pada Desember 2011.

Dikabarkan bahwa NYT telah melego 16 surat kabar daerahnya kepada Halifax Media Holdings senilai USD 143 juta. Koran yang dijual antara lain, Sarasota Herald Tribune, The Press Democrat di Kalifornia, Ledger di Kalifornia, Herald Journal di Carolina Utara, Daily Comet di Los Angeles, dan belasan koran daerah lainnya yang oplahnya mencapai 43 ribu eksemplar. Kini, NYT memilih mengembangkan bisnis media online.

Istilah jurnalis kedengarannya punya konotasi yang baik dalam sejarah peradaban manusia. Para pencipta karya fiksi pun menciptakan tokoh-tokoh komik terkait dengan profesi jurnalis, seperti tokoh Tintin yang merupakan reporter asal Eropa beserta anjingnya Snowy. Sebut saja tokoh-tokoh superhero Amerika Serikat seperti Clark Kent (Superman) dan jurnalis foto Peter Parker (Spiderman); mereka adalah jurnalis sekaligus jagoan pembela kebenaran.

Di dunia nyata, jurnalisme bahkan berhubungan dengan pekerjaan yang amat dekat dengan penyampaian wahyu Tuhan. Tidak main-main. Hakikat jurnalisme, yaitu pekerjaan menyampaikan hal-hal yang perlu diketahui orang lain secara kontinu, adalah aktivitas yang tak bisa dilepaskan dari hubungan antara manusia dan Tuhannya.

Jurnalisme konvensional yang menghabiskan banyak kertas menurut saya memang sedang sekarat. Tapi, bagaimana dengan kehadiran jurnalisme muslim yang jumlahnya tampak kian bertambah, apakah mereka akan bernasib sama dengan jurnalisme konvensional?

Jurnalisme Aktivitas Islami

Dalam tulisan ini membedakan antara kata Muslim (dengan M huruf besar) dan muslim (m huruf kecil). Yang pertama mengacu kepada identitas legal-formal seseorang yang menganut sebuah agama, yaitu Islam. Seorang Muslim adalah orang yang tercatat beragama Islam.

Yang kedua, muslim berarti, orang yang tunduk dan berserah diri kepada Allah. Yang kedua ini beriman kepada Tuhan, yaitu menerima segala-sesuatu yang datang dari-Nya. Jika sebagian jurnalis menghindari penyebutan nama Tuhan dalam feature (karya-karya) mereka, hal itu tidak dilakukan oleh seorang jurnalis muslim yang beriman kepada Tuhan. Baginya, segala sesuatu terjadi dengan izin-Nya.

Jurnalisme muslim ditandai dengan lima karakter utamanya yakni;

Tauhid, yaitu mengesakan Tuhan. Dalam hal ini termasuk mengesakan peraturan dan hukum-Nya, mengintegrasikan firman-Nya dalam satu kesatuan makna. Ciri tauhid lainnya ialah, konsisten (karena berasal dari satu Tuhan) dan tak terpisahkan. Seperti ajaran Islam yang tak memisahkan antara kehidupan duniawi dan ukhrowi, antara ilmu dan iman, antara perkataan dan perbuatan.

Jujur, berarti apa adanya. Menerima kenyataan sejauh ditangkap indranya; apalagi, dengan didukung teknologi pengindraan yang semakin canggih dan semakin akurat. Ini berhubungan dengan tugas reporter dan fotografer atau kameramen sebagai indra dalam sebuah organisasi pers, kita terbiasa menyebutnya ujung tombak.

Menyampaikan kebenaran, artinya merujuk kepada penilaian Allah sebagai satu-satunya pihak yang benar. Prakteknya yaitu dengan mengacu kepada pegangan orang beriman yaitu Alquran dan sunah Rasulullah serta ijtihad para ahli (yang punya otoritas) dan pakar di bidangnya dengan merujuk kepada kedua pegangan.

Independen, yaitu bermodalkan sumber-sumber halal atas dasar hubungan suka-sama-suka, serta bebas dari tekanan pihak mana pun, baik negara, publik, maupun pihak pemilik modal.

Adil, yaitu menempatkan sesuatu pada tempatnya. Cover both sides, cover all sides, dan imparsial alias tidak memihak kecuali memihak kepada kebenaran yang datang dari Tuhan. Simaklah firman Allah di kitab suci mengenai hal ini,

Tak berbeda jauh dengan jurnalisme konvensional, jurnalisme muslim saat ini tengah bertahan hidup. Ia tidak pernah benar-benar mati. Ia tetap eksis sejak perutusan para nabi dan rasul Allah hingga ke Nabi Penutup Muhammad Rasulullah, lalu berlanjut hingga saat ini. Bahkan, akan terus berlanjut hingga kiamat kelak.

Hingga hari ini media-media Islam perlahan berguguran mengikuti rekan mereka yang konvensional. Sebagian karena terlalu membatasi diri pada segmen pembaca khusus, sebagian karena tergeser oleh “revolusi” digital, sebagian lagi tak lain karena soal modal.

Kemunculan media Islam online memberi harapan baru, tapi tampaknya tidak bagi peningkatan taraf hidup seorang freelance yang masih harus berkutat dengan pemenuhan ekonomi rumah tangganya.

Seorang freelance tetaplah seorang jurnalis yang tak bisa menyampaikan sesuatu untuk tujuan k



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat