Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Rokan Hilir
Setelah Tiga Tahun Vakum, Ritual Bakar Tongkang 2023 di Rohil Riau Sedot Puluhan Ribu Wisatawan
Selasa, 04 Juli 2023 - 22:26:11 WIB
Ritual Bakar Tongkang di Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

SULUHRIAU, Rohil- Sempat tiga tahun absen lantaran pandemi Covid-19, ritual Bakar Tongkang di Bagan Siapiapi Riau, kembali digelar, Selasa (7/6/2023).

Event pariwisata ini berhasil menyedot puluhan ribu wisatawan untuk hadir di Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rohil tersebut.

Seperti sebelumnya, event yang sarat budaya Tionghoa peranakan ini adalah acara yang dilakukan untuk memperingati kehadiran masyarakat Tionghoa ke Bagansiapiapi pada tahun 1820 silam. Ketika itu, masyarakat Tionghoa juga berjanji untuk mengembangkan diri di kota yang punya julukan Hong Kong Van Andalas.

Proses Ritual Bakar Tongkang dimulai dari klenteng Ing Hok Kiong. Rumah ibadah umat Tionghoa itu merupakan klenteng tertua di Kota Bagansiapiapi. Dari kelenteng tersebut para peserta acara Bakar Tongkang bergotong royong, saling bahu membahu secara bergantian mengeluarkan replika kapal tongkang.

Replika Kapal Tongkang itu, terbuat dari kayu dan kertas, dihiasi simbol-simbol khusus yang mengandung makna. Pihak penyelenggara acara sudah mempersiapkan replika ini sejak beberapa bulan lalu.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Gubernur Riau Syamsuar bersama Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong, dan sejumlah pejabat lain ikut hadir di Kelenteng In Hok King. Mereka melepas replika kapal tongkang menuju tempat ritual pembakaran. Lokasinya berada di lapangan, Jalan Kelenteng, Kota Bagansiapiapi.

"Setelah tiga tahun penyelenggaraan event Bakar Tongkang ditiadakan akibat pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia, kini dapat kita saksikan kembali event pariwisata Nasional Bakar Tongkang.

Event ini selalu dinantikan oleh masyarakat Tionghoa, baik dari Kabupaten Rokan Hilir maupun masyarakat Tionghoa dari mancanegara," kata Gubernur Riau Syamsuar, Selasa.

Dikatakan Gubri Syamsuar, sektor Pariwisata mampu menstimulasi banyak perubahan sekaligus mengembangkan pariwisata. Hal ini sama artinya dengan upaya merawat budaya, alam, sampai sektor keekonomian.

"Karena itulah kita sangat mendukung pertumbuhan sektor kepariwisataan dengan mengembangkan objek yang sesuai dengan keinginan publik. Bagansiapi-api, misalnya, tidak hanya dikenal dengan event Bakar Tongkang, mulai dari kuliner sampai Bagan Heritage juga tak kalah," ujarnya.

Ia menilai dengan adanya event Festival Bakar Tongkang akan meningkatkan perekonomian yang ada di daerah, khususnya Kabupaten Rokan Hilir. Saat ini pemerintah daerah ditugaskan oleh pusat untuk melaksanakan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

"Dengan adanya event ini akan tumbuh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Bagansiapiapi khususnya dan Rokan Hilir pada umumnya. Ini juga sejalan dengan program bangga berwisata di Indonesia," pungkasnya.

Setelah dilepas Gubernur Riau, replika kapal tongkang diarak dan digotong secara bergantian, diikuti oleh peserta ritual dan pengunjung yang hadir yang mayoritas mengenakan busana berwarna merah. Perlengkapan ornamen Tionghoa pun memenuhi kota itu. Seketika kota itu tampak seperti sebuah China Town. Meriah sekali.

Ketika itu, rintikan air hujan sempat membasahi lokasi acara. Aroma kepulan asap dari bakaran Hio atau dupa juga tercium tajam. Namun, kondisi itu tak menyurutkan niat wisatawan untuk menyaksikan tradisi tersebut.

Sementara, rute arak-arakan Bakar Tongkang masih melewati jalur yang sama seperti pada pelaksanaan sebelumnya. 

Dimulai dari Jalan Klenteng, selanjutnya diarak sejauh 1,2 Kilometer melewati Jalan Perniagaan hingga sampai di lokasi ritual bakar bakar tongkang dilaksanakan.

Di sejumlah persimpangan jalan, replika kapal tongkang disambut ritual khusus. Seperti saat melewati Kelenteng Kuan Tei Tua, ritual dilakukan oleh para Tatung. Sehingga replika tongkang yang diarak musti berhenti sejenak.

Replika kapal tongkang yang diarak-arak massa pun tiba pukul 16.57 WIB di lokasi pembakaran. Lalu, langsung dinaikkan ke atas tumpukan kertas sembahyang warna kuning atau Kim ChuaChua.

Selanjutnya, Replika Kapal Tongkang yang akan dibakar sudah siap. Tinggal menunggu eksekusi. Hiasan-hiasan angpao bercorak keemasan serta merah, tersusun rapi di dekat tongkang.

Seluruhnya disiapkan tanpa ada satu pun yang kurang sebagai syarat wajib prosesi bakar tongkang. Kemudian, replika kapal tongkang dibakar sebagai acara puncak melihat arah jatuhnya tiang tongkang.

Ketika Replika Kapal Tongkang dibakar, peserta begitu antusias melihat arah tiang tongkang itu jatuh. Tiang layar tongkang yang dibakar jatuh ke arah laut.

Menurut kepercayaan warga Tionghoa Bagansiapiapi, arah jatuhnya tiang menunjukkan keselamatan dan peruntungan usaha. Di mana peruntungan tahun ini berada di laut berdasarkan jatuhnya tiang. (mcr, rls, src)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat